SURAT KE SURGA


Setahun berlalu sudah sejak kepergianmu yang se konyong konyong…
Tak lama setelah duaribu sebelas baru sama sama kita songsong, disertai pandangan kedepan yang penuh dengan pengharapan dan ridho Allah, bukan seperti yg selama ini dirasakan sebagai pepesan kosong.
Kepergianmu yg begitu cepat tidak saja merupakan pukulan, tapi juga melumpuhkan sendi sendi kehidupan..
Begitu terasa betapa selama ini perananmu sangat mendalam pada kehidupan sehari hari kita semua. Terutama pada diriku yg sedang terbelenggu tanpa bayangan akan hari depan..
Tahun duaribu sebelas terasa sebagai tahun yang kelam paling sulit untuk dilalui sepanjang zaman.., Tiada hari yg berlalu tanpa pikiran ini merekam jejak perjalanan empat puluh dua tahun bersamamu, betapa sesungguhnya dirimu patut untuk mendapatkan kehidupan yg lebih baik daripada yg telah dapat aku berikan.
Walaupun selautan airmata telah kuteteskan, tak ingin ku larut dalam perasaan sedih dan duka yang berkepanjangan..
Bersama anak mantu kami menyeret langkah untuk tetap berjalan, mengingat ada enam cucu yang harus mempunyai masa depan…mereka membawa nafasmu, mereka berbekal nasihat serta didikanmu.. Dan yg paling penting mereka berbekal rasa kasih sayang yang selama puluhan tahun telah kamu berikan, untuk dapat mereka teruskan…
Istirahatlah dengan tenang tugasmu telah terlaksana dengan cemerlang dan akan selalu kukenang.
Loving you always and Missing you so very very much.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s